Heboh kabar Louis van Gaal jadi pelatih baru Garuda dipastikan hoax! PSSI kejar suksesor
JAKARTA – Kegagalan Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 masih meninggalkan luka mendalam bagi suporter dan memicu gejolak hebat di media sosial. Setelah pemecatan Patrick Kluivert pekan lalu, teka-teki mengenai siapa pelatih berikutnya menjadi komoditas trending tertinggi. Hari ini, Senin, 20 Oktober 2025, rumor kedatangan pelatih legendaris Belanda, Louis van Gaal, viral dan menciptakan traffic pencarian masif dan membuat heboh Louis van Gaal ke Timnas Indonesia.
Kabar ini dipicu oleh unggahan seorang jurnalis Spanyol di platform X (Twitter) yang seolah-olah menyambut kedatangan Van Gaal ke skuad Garuda. Namun, PSSI dan pihak terkait langsung mengambil langkah cepat: rumor kedatangan Louis van Gaal ke Timnas Indonesia dipastikan hoax, meskipun namanya sempat disebut-sebut media Vietnam sebagai sosok yang bisa membawa Indonesia menjadi “Kekuatan Besar Asia”.
1. Viralnya Hoax Van Gaal: Jurnalis Spanyol Pemicu Kegaduhan
Gelombang hoax ini berawal dari unggahan jurnalis olahraga Spanyol, Victor Catalina, di akun X pribadinya yang menuliskan “Selamat datang Louis van Gaal” disertai emoji bendera Indonesia. Unggahan tersebut dengan cepat disebar ulang oleh ribuan penggemar yang berharap PSSI benar-benar berhasil mendatangkan pelatih sekaliber Van Gaal, yang dikenal dengan filosofi Total Football dan pernah melatih klub-klub raksasa seperti Barcelona, Bayern Munich, dan Manchester United.
Fakta Klarifikasi:
- Jurnalis Victor Catalina kemudian mengklarifikasi bahwa unggahannya hanyalah bentuk harapan pribadi dan spekulasi di tengah panasnya perdebatan suksesor Kluivert.
- PSSI melalui manajer Timnas menegaskan bahwa Van Gaal tidak pernah masuk dalam daftar negosiasi resmi. Fokus PSSI saat ini adalah mencari pelatih yang memiliki “CV jelas” dan sesuai dengan kultur sepak bola Indonesia.
- Meski hoax, kegaduhan ini menunjukkan betapa tingginya ekspektasi dan kerinduan publik terhadap kehadiran sosok pelatih kelas dunia yang mampu membenahi Timnas setelah kegagalan di kualifikasi Piala Dunia.
Baca Juga : Jejak Karier Alfharezzi Buffon Timnas U23 Indonesia
2. Evaluasi dan Dampak Pasca-Kluivert: Peringkat FIFA Merosot
Pemberitaan mengenai rumor pelatih ini tak lepas dari evaluasi kinerja Patrick Kluivert yang dipecat PSSI setelah tagar #KluivertOut menggema selama sepekan.
Kekalahan beruntun dari Arab Saudi (2-3) dan Irak (0-1) di ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 tidak hanya memupuskan impian Garuda, tetapi juga membawa dampak negatif pada citra dan statistik tim:
- Ranking FIFA Turun: Kegagalan ini menyebabkan Peringkat FIFA Timnas Indonesia merosot dari posisi 119 ke 122 dalam daftar peringkat terbaru yang baru dirilis, menggarisbawahi urgensi pembenahan tim.
- Reaksi Media Asing: Uniknya, di tengah kegagalan ini, media China justru memberikan julukan spesial bagi Timnas Indonesia, mengakui adanya peningkatan performa yang signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, meski hasil akhir belum memihak. Mantan pemain Timnas Malaysia bahkan meminta negaranya untuk meniru peningkatan performa Timnas Indonesia.
3. Kandidat Pelatih Nyata yang Dipertimbangkan PSSI
Seiring meredanya rumor Van Gaal, PSSI dikabarkan mulai melakukan pendekatan serius terhadap beberapa kandidat yang dianggap lebih realistis dan relevan, termasuk:
- Pelatih Lokal/Asia Berpengalaman: Mempertimbangkan opsi pelatih yang memahami kultur dan memiliki rekam jejak bagus di kawasan Asia.
- Timur Kapadze: Nama pelatih Uzbekistan ini mencuat sebagai kandidat kuat setelah diisukan PSSI melakukan kontak dengannya. Kapadze dianggap sebagai sosok yang masuk akal dan memiliki prestasi mentereng di level Asia.
Sementara publik menanti pengumuman resmi, tekanan terhadap PSSI semakin tinggi. Pengganti Kluivert tidak hanya dituntut untuk memperbaiki ranking FIFA, tetapi juga harus membangun fondasi yang kuat untuk ajang terdekat, yakni SEA Games 2025 di mana Timnas U-23 Indonesia berada di grup berat.




